PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) POLTEKKES KEMENKES BENGKULU : PENCEGAHAN MINIMALISASI RESIKO DAN DETEKSI DINI PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA ANAK USIA SEKOLAH

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu pilar utama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan dan penelitian. Dalam konteks kegiatan perkuliahan, PKM memiliki peran strategis untuk menghubungkan teori yang dipelajari mahasiswa dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Melalui kegiatan PKM, dosen dan mahasiswa dapat menerapkan ilmu pengetahuan, hasil penelitian, dan kompetensi akademik secara langsung untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan PKM ini dilakukan dosen dan mahasiswa Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Ketua tim pengabmas, Tedy Febriyanto, S.ST., M.Bmd, bersama anggota tim Sahidan, S.Sos., M.Kes. dan Guntur Baruara, SST., M.Biomed, serta mahasiswa turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di SDN 31 Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.

Program PKM ini dilakukan dalam beberapa tahap, Tahap pertama yaitu melakukan survei ke lokasi pada tanggal 13 Agustus 2025. Tahap kedua yaitu melaksanakan kegiaatan PKM yang dilaksanakan pada 04 September 2025. Beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada program Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain :

  1. Penyuluhan kesehatan tentang penyakit dan pencegahan diabetes mellitus
  2. Pendataan anak dengan riwayat keluarga pengidap diabetes mellitus.
  3. Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk melihat potensi overweight dan obesitas.
  4. Pemeriksaan glukosa dan protein urin sebagai screening awal untuk mendeteksi adanya risiko diabetes mellitus.

Pengabdian Kepada Masyarakat kali ini mengambil tema “Pencegahan Minimalisasi Risiko dan Deteksi Dini Penyakit Diabetes Mellitus pada Anak Usia Sekolah”. kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyakit dan pencegahan diabetes mellitus melalui penyuluhan kesehatan yang komprehensif. Selain itu, pendataan anak yang memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes mellitus dilakukan untuk mengidentifikasi kelompok siswa dengan risiko lebih tinggi sehingga dapat diberikan perhatian khusus. Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan bertujuan untuk mengetahui status gizi siswa serta mendeteksi potensi overweight dan obesitas sebagai faktor risiko diabetes. Di samping itu, pemeriksaan glukosa dan protein urin dilaksanakan sebagai upaya skrining awal guna mendeteksi kemungkinan adanya gangguan metabolik atau risiko diabetes mellitus pada anak usia sekolah, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih dini dan tepat sasaran.

Dengan terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan pengetahuan, kesadaran, serta deteksi dini terkait risiko diabetes mellitus pada anak dan masyarakat di SDN 31 Kecamatan Pondok Kelapa dapat meningkat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi dosen dan mahasiswa Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Bengkulu dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan guna mendukung kesehatan masyarakat. Semoga hasil kegiatan ini memberikan manfaat berkelanjutan dan menjadi dasar bagi upaya promotif serta preventif di masa mendatang.




PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) POLTEKKES KEMENKES BENGKULU : OPTIMALISASI PERAN KADER MELALUI ON THE JOB TRAINING DIABETES MELLITUS SEBAGAI RESIKO PENYAKIT JANTUNG DI DESA SRIKUNCORO KECAMATAN PONDOK KELAPA, KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Bengkulu– Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan dalam upaya Pencegahan Diabetes dan Penyakait Jantung di Desa Srikuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu melalui On The Job Training Diabetes Mellitus sebagai resiko penyakit jantung. Kegiatan pengabmas ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) dan D3 Farmasi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes kemenkes Bengkulu.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Dr. Halimah, S.Si., MKM, Putra Adi Irawan SST., M.Si, Heru Laksono, SKM., M.PH, Ari Susanto, SKM., M.Tr.Kes, Halimatussa’diah, SKM., MKM, Wiwit Sulistyasmi, S.S.T., M.Imun, Dina Mayasari, S.Si., M.Biomed, Apt Zamharira Muslim, M.Farm, Apt Avrilya Iqoranny Susilo, M.Pharm, Apt Reysa Pradipta, M.Farm. Bersama mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Iqbal setiawan, Rafli Andreansyah , Reicho farizon S, Liga nurdayanti, Naya mutiara kamilah, Enjel Fitri Kartika.

Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Bengkulu melakukan pelatihan kader berupa Pencegahan Diabetes dan Penyakit jantung di Desa Srikuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu tengah Provinsi Bengkulu dilaksanakan pada 18 September 2025. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan tujuan memberikan pelatihan kepada kader berupa pencegahan diabetes mellitus dan penyakit jantung, serta penyimpanan obat dan masa pakai obat.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan di Desa Srikuncoro ini menjadi wujud komitmen Poltekkes Kemenkes Bengkulu dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pelatihan kader mengenai pencegahan diabetes mellitus dan penyakit jantung. Dengan tersampaikannya materi serta praktik langsung yang diberikan, diharapkan para kader mampu meneruskan pengetahuan tersebut kepada warga sehingga upaya pencegahan penyakit tidak menular dapat berjalan lebih optimal. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan menjadi dasar bagi kolaborasi kesehatan di masa yang akan datang.




PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT POLTEKKES KEMENKES BENGKULU DALAM RANGKA HARI KESEHATAN NASIONAL KE-61 TAHUN 2025

Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap 12 November di Indonesia, menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai modal pembangunan, refleksi pencapaian kesehatan, serta komitmen mewujudkan masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera, dengan tema terbaru HKN 2025 adalah “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-61, Poltekkes Kemenkes Bengkulu melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan melakukan pemeriksaan feses melalui pemeriksaan mikroskopis untuk mendeteksi angka kecacingan di SDN 89 Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu pada 12 November 2025.

Dalam kegiatan pemeriksaan ini, kami melibatkan 99 anak sebagai sampel. Dari jumlah tersebut, ditemukan 36 anak yang positif terinfeksi kecacingan. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, pihak Puskesmas, serta berbagai unsur terkait yang berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Harapan besar kami, dalam enam bulan ke depan Rejang Lebong dapat mencapai kondisi zero kasuskecacingan agar kualitas kesehatan anak-anak semakin terjaga. sehingga anak-anak dapat tumbuh lebih sehat dan terbebas dari risiko infeksi cacing.